Tag: Proses

Airlangga Hartarto Diperiksa Kejagung, Jokowi: Hormati Proses Hukum

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait pemeriksaan terhadap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kasus mafia minyak goreng. Jokowi meminta semua pihak menghormati proses hukum.

“Ya kita harus menghormati proses hukum di manapun, di KPK, di kepolisian, di kejaksaan. Semua harus menghormati,” kata Jokowi sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/7/2023).

Airlangga Hartarto menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi terkait kasus mafia minyak goreng, yakni tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya di industri kelapa sawit.

Awalnya, Kejagung menjadwalkan pemeriksaan perdana Airlangga Hartarto pada 18 Juli 2023. Namun, dia tidak hadir tanpa alasan yang jelas sehingga penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya pada hari ini.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, penyidik memutuskan untuk meminta keterangan Airlangga lantaran melihat adanya urgensi dalam rangka pengusutan kasus mafia minyak goreng tersebut.

Untuk itu, Kejagung kembali memanggilnya setelah tidak hadir pada pemeriksaan tanggal 18 Juli 2023 lalu.

“Karena berdasarkan putusan Mahkamah Agung beban kerugian diberikan kepada tiga korporasi ini, tidak dibebankan kepada para terpidana yang sudah berkekuatan hukum tetap. Sehingga kami menggali dari sisi-sisi kebijakan yang dikeluarkan oleh yang bersangkutan ini,” jelas Ketut.

“Menggali dari sisi evaluasi kebijakan, dari sisi pelaksanaan kebijakan, karena kebijakan ini sudah merugikan negara cukup signifikan menurut putusan MA, kurang lebih Rp6,7 triliun. Dari hasil putusan MA inilah akan kami dalami semua menghasilkan saksi-saksi yang patut kita periksa,” sambungnya.

Ketut menyadari situasi saat ini merupakan tahun politik. Namun dia menegaskan kerja Kejagung selalu profesional dan transparan ke publik.

“Harapan tim penyidik dan kami di kejaksaan, harap hadir. Harapan kami agar hadir, karena yang dipanggil adalah kewajiban. Semua yang dipanggil saksi adalah kewajiban, kewajiban hukum dan tidak ada alasan untuk menghindari panggilan,” Ketut menandaskan.

Usai Kejaksaan Agung menetapkan empat orang tersangka kasus penyalahgunaan izin fasilitas ekspor minyak goreng, Presiden Jokowi minta agar kasus mafia minyak goreng diusut tuntas. Sementara itu, salah tersangka merupakan Dirjen Kemendag.

Percepat Proses Seleksi, Menkominfo Pilih Dirut BAKTI Bulan Depan

Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi bakal mempercepat proses pemilihan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan memilihnya pada Agustus.

“Oh ini mau dipercepat. Iya kita pilih ini menuju 20 [kandidat], entar [jadi] tiga, dan kita nanti pilih satu,” ujar dia, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (24/7).

“Iya, iya kita akan pilih [di Agustus ini],” lanjutnya, menjawab pertanyaan wartawan.

Hal itu diungkapkan Budi usai menyambangi Kejagung untuk bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin. Saat itu, ia didampingi Wamenkominfo Nezar Patria, Sekjen Kominfo Mira Tayyiba, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong, dan Pelaksana Tugas Dirut BAKTI Arief Tri Hardiyanto.

Budi menjelaskan tujuan rombongan Kominfo ke Kejagung ini adalah untuk meminta pendampingan hukum terkait kelanjutan proyek pembangunan BTS 4G BAKTI Kominfo.

Menyoal vendor yang akan melanjutkan proyek pembangunan tower selular BAKTI, pihaknya akan melakukan peninjauan ulang. Ia mengklaim akan melakukannya dengan cepat.

“Itu nanti akan kita review, kita akan lihat. Kan tender butuh waktu, kan ada skema-skema banyak lah. Misalnya nego harga. Tapi yang pasti akan segera,” tuturnya.

Di samping itu Budi juga menyampaikan isi pembahasan saat bertemu dengan Kejagung, di antaranya agar proyek BTS 4G tersebut dapat dirampungkan.

“Bagaimana percepatan pembangunan proyek BTS,” kata Budi.

Sebelumnya, Budi menargetkan pembangunan base transceiver station (BTS) 4G untuk wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) rampung tahun ini.

Target tersebut sesuai dengan tugas utama yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat dirinya dilantik sebagai Menkominfo pada Senin (17/7).

“Kalau soal BTS harus dilanjutkan, harus terwujud dan kita menargetkan tahun ini bisa tuntas. Selambat-lambatnya tahun ini bisa tuntas semuanya,” kata Budi dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (20/7).

Budi Arie menggantikan Johnny G. Plate yang jadi tersangka kasus korupsi pembangunan menara BTS BAKTI Kominfo, meski sempat disela oleh Plt. Menkominfo Mahfud MD.

Proyek BTS sempat bermasalah hingga membuat Menkominfo sebelum Budi harus tersandung kasus korupsi. Sampai saat ini belum ada kejelasan soal perkembangan pembangunan BTS Bakti itu.

Dalam perencanaannya, Kominfo merencanakan membangun 4.200 menara BTS di berbagai wilayah. Adapun proyek pembangunan menara BTS 4G Bakti Kominfo dilakukan untuk memberikan pelayanan digital di daerah 3T.

[Gambas:Video CNN]

(can/psr/arh)